Penemuan Lensa Bionic Membantu Penglihatan 3 Kali Lipat

Penemuan Lensa Bionic Membantu Penglihatan 3 Kali Lipat

Mata merupakan salah satu organ paling penting bagi tubuh. Mata juga bisa dianalogikan sebagai jendela dunia. Kesehatan mata tentunya menjadi hal yang sangat penting. Dengan memiliki mata yang sehat kita bisa melakukan berbagai aktivitas seperti biasanya tanpa adanya gangguan. Penyakit mata yang kian lama bertambah banyak jumlahnya menjadikan para ilmuan terus melakukan penelitian. Penemuan terbaru adalah terciptanya lensa bionic yang mampu mengatasi segala macam masalah pada mata. Penemuan lensa bionic mampu meningkatkan ketajaman dan jarak pandang mata hingga 3 kali lipat. Dengan bertambahnya jarak pandang kita bisa melihat dengan lebih jelas. Lensa ini juga dapat membantu meringankan mata minus. Jadi kita tak perlu lagi memakai kacamata yang tebal karena dengan memakai lensa ini kita bisa melihat dengan normal.

Lensa bionic mampu membantu penglihatan manusia segala usia dan aman serta nyaman untuk dipakai. Dengan menggunakan lensa ini manusia dapat memperoleh penglihatan yang lebih tajam serta dapat mengurangi minus mata sehingga makin lama mata akan kembali menjadi normal. Gangguan fungsi mata memang menjadi masalah terbesar untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Gangguan penglihatan mata biasanya terjadi karena penuaan. Para orang lanjut usia kebanyakan mengalami gangguan penglihatan ini. Namun, tak menutup kemungkinan di usia muda juga dapat mengalami gangguan penglihatan. Hal ini biasanya disebabkan karena faktor gen keturunan atau imbas dari pola hidup yang tak sehat.

Manfaat Penemuan Lensa Bionic Bagi Penglihatan Mata

Penemuan Lensa Bionic Membantu Penglihatan 3 Kali Lipat

Seorang dokter spesialis mata dr. Gareth Webb mengemukakan bahwa saat ini penemuan lensa bionic sedang dikembangkan. Lensa ini telah dicoba untuk dipakai pada para pasien katarak dan membuat terkagum. Penglihatan mereka dapat kembali tajam. Hal ini juga mengundang kekaguman  dari 14 dokter lain yang ikut menyaksikan uji coba tersebut. Kedepannya dengan penemuan ini diharapkan semua masalah gengguan penglihatan dapat teratasi sehingga membuat manusia dapat menjalankan aktivitasnya secara normal.

Gangguan penglihatan bisa menjadi masalah yang serius. Keadaan terparah adalah adanya kebutaan total. Menjaga kesehatan mata merupakan hal yang sangat penting. Mata adalah jendela dunia sehingga kita harus bisa menjaga mata kita. Kesehatan mata perlu diperhatikan karena jika mata kita mengalami gangguan tentunya aktivitas kita akan terganggu dan lebih parahnya kita tidak bisa melakukan aktivitas sehari-hari. Jika sudah mengalami hal tersebut tentunya kita tidak dapat menyalahkan siapa-siapa. Namun, dengan adanya penemuan lensa bionic ini kita tak perlu khawatir lagi akan adanya gangguan mata karena dengan lensa ini dapat mengobati hal tersebut. Lensa ini juga dapat menambah ketajaman penglihatan mata hingga 3 kali lipat. Disebutkan bahwa jika biasanya kita hanya dapat melihat sejauh 10 kaki maka dengan menggunakan lensa ini kita dapat menambah jarak pandang kita menjadi sejauh 30 kaki. Tentu hal ini menjadi kabar yang baik untuk kita semua karena dengan adanya penemuan lensa canggih ini kita tak perlu khawatir lagi dengan gangguan penglihatan kita.

Teknologi Lensa Bionic yang Canggih

Penemuan Lensa Bionic

Lensa bionic memiliki teknologi yang canggih. Lensa ini akan ditanamkan langsung pada mata kita seperti halnya melakukan operasi katarak. Dengan majunya ilmu pengetahuan serta teknologi sekarang ini menjadikan banyak sekali penemuan yang mutakhir salah satunya adalah penemuan lensa bionic. Menurut dr. Garth kemampuan lensa bionic dapat dikembangkan lebih jauh lagi. Ia juga menambahkan bahwa sekarang lensa ini masih dalam bentuk prototype sehingga belum sempurna. Namun, pengembangan dan penelitian akan terus dilanjutkan agar mendapatkan hasil yang sempurna. Pengembangan lensa bionic diperkirakan akan berlangsung selama 2 tahun. Uji coba dan evaluasi terus dilakukan agar mendapatkan lensa yang sempurna.

Pemasangan lensa bionic setelah melakukan operasi hanya sekitar 10 detik saja. Pemasangan lensa bionic dengan cara disuntikkan langsung ke retina mata sehingga penggunaan lensa ini hampir seperti lensa alami mata. Pada tahap uji coba, lensa bionic ini mampu menunjukkan kelebihannya. Hal ini disampaikan dr. Garth pada saat jumpa pers dan dapat memukau 14 dokter lain yang hadir. Kabar ini pun langsung tersebar luas dan masyarakat tidak sabar untuk menunggu produk ini disempurnakan.

Penyempurnaan lensa bionic ini yaitu pada bentuk lensa dan pemasangannya. Diharapkan kedepannya penggunaan lensa bionic tidak harus dengan melakukan operasi. Jadi pemasangan lensa bionic dapat dilakukan secara langsung tanpa harus melakukan operasi. Dengan cara pemasangan yang mudah diharapkan lensa bionic ini mampu menarik minat masyarakat untuk menggunakannya terutama untuk masyarakat usia lanjut yang mengalami gangguan penglihatan. Semoga proses pengembangan lensa dan uji coba lensa bionic dapat segera selesai sehingga lensa ini akan diluncurkan secara masal. Tahap akhir dari penemuan ini diprediksi akan berakhir pada tahun 2022 dan akan siap dirilis ke public di tahun yang sama juga.